Tampilkan postingan dengan label 7. poeple. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 7. poeple. Tampilkan semua postingan
Senin, 11 Oktober 2010
Inilah Ibu-ibu Terkaya di Dunia 2010
Dapunta Online – KAYA BUKAN hanya milik lelaki, perempuan pun bisa. Banyak perempuan di dunia ini yang sukses membuat gudang emas di rumahnya dengan usaha dan keringatnya sendiri. Tidak jarang di antara mereka berstatus janda dan mengembangkan usaha bersama anak-anaknya. Berikut beberapa orang ibu yang masuk dalam daftar 70 perempuan terkaya di dunia 2010 versi Forbes.
Margaret C. Whitman, lebih dikenal dengan sapaan Meg, lulusan Princeton and Harvard Business School. Awalnya bekerja di Procter & Gamble, kemudian pindah ke California bersama suaminya. Whitman adalah salah satu ibu terkaya dengan usaha sendiri. Sekarang ia bergabung dengan eBay dan sejak 2004 namanya masuk dalam daftar miliuner dunia versi Forbes.
Ibu yang juga menjadi miliuner karena hasil jerih payah sendiri yakni Joanne (JK) Rowling. Dia adalah pengarang buku Harry Potter yang menuai kesuksesan gara-gara mengalami hari-hari sulit setelah bercerai dengan suaminya. Dia yang saat itu bersama anak pertamanya, menulis cerita Harry Potter untuk membayar sewa flat di Edinburg, Scotlandia. Tapi sekarang dia sudah menikah lagi dan hidup bahagia bersama kedua anaknya.
Ibu-ibu terkaya lainnya: Christy Walton. Janda beranak satu ini masuk daftar miliuner Forbes setelah mewarisi supermarket Wal-Mart dari suaminya pada 2005. Christy, 55 tahun, memiliki kekayaan 22,5 miliar dolar setelah suaminya, anak kedua pendiri Wal-Mart tewas akibat kecelakaan pesawat pada 2005.
Liliane Bettencourt, asal Prancis, 87 tahun. Janda beranak satu ini memiliki kekayaan 20 miliar dolar dengan mewarisi perusahaan kosmetik raksasa milik ayahnya, L’Oreal.
Birgit Rausing, 86 tahun, janda dengan 3 anak. Ibu asal Swedia ini memiliki kekayaan 13 miliar dolar setelah mewarisi perusahaan bungkusan raksasa Tetra Laval dari Gad Rausing. Gad meninggal pada 2000.
Dari Asia tercatat nama Savitri Jindal, 60 tahun, janda konglomerat baja dan pembangkit di India. Savitri yang memiliki 9 anak memiliki kekayaan 12,2 miliar dolar, yang diperoleh dari O.P. Jindal Group, perusahaan milik suaminya. Nama-nama lannya, Abigail Johnson, menjadi miliuner setelah menangani Fidelity Investments bersama ayahnya. Rosalia Mera, pemilik merek pakaian Zara, Doris Fisher pemilik merk pakaian The Gap, Guiliana Benetton pemilik merk pakaian Benetton
http://www.dapunta.com/inilah-ibu-ibu-terkaya-di-dunia-2010.html
Memanfaatkan Pengalaman 10 Pengusaha Terkaya di Indonesia
Oleh
Sunardi
Belum lama ini, majalah The Forbes Asia mengumumkan 10 Orang Terkaya di Indonesia. Berada dalam urutan pertama adalah pengusaha pulp dan CPO terkenal Indonesia pemilik kelompok Raja Garuda Mas Indonesia (RGM Indonesia) Sukanto Tanoto, dengan perkiraan kekayaan mencapai US$ 2 milliar.
Sukanto Tanoto yang berumur 59 tahun ini, seperti juga sejumlah orang yang masuk dalam daftar pengusaha terkaya di Asia Tenggara, memulai usaha dari nol, dan berkat ketekunan dan keuletan serta nasib baik, akhirnya mereka menjadi pengusaha sukses.
Sukanto Tanoto memulai usaha dengan pabrik tripleks, kemudian berkembang ke perkebunan kelapa sawit, pabrik pulp dan lain-lain. Beberapa tahun ini Group Raja Garuda Mas telah berkembang menjadi salah satu kelompok usaha yang terbesar di Indonesia, yang bergerak di bidang industri, perkebunan, pulp dan lain-lain, dengan jumlah karyawan mencapai lebih dari 50 ribu orang dan sumbangannya kepada Republik Indonesia cukup signifikan, terutama kepada masyarakat yang terkait langsung atau tidak langsung dengan usahanya.
Ironisnya, meski banyak berperan di bidang ekonomi, Sukanto memilih tinggal di luar negeri. Alasannya, karena masalah hukum di Indonesia tidak jelas dan dia dituding terlibat dalam sejumlah kasus—yang kebanyakan tidak jelas statusnya sampai hari ini—yang sangat merepotkannya. Inilah hal yang sangat disayangkan.
Misalnya saja, persoalan hukum dengan Polda Riau yang menyebutkan kayu dari hutan tanaman industri yang dipakai untuk bahan baku pulp di PT Riau Andalan Pulp and Paper (Riaupulp) milik Raja Garuda Mas (RGM) adalah kayu yang diambil dari pohon hutan lindung. Padahal kayu-kayu itu diambil dari lahan yang menjadi konsesi HTI Riaupulp, dan perusahaan ini sangat memperhatikan lingkungan hidup dan kesejahteraan pegawainya. Perusahaan ini juga mengikuti dan menjalankan semua peraturan yang ditetapkan pemerintah.
Pada masa kini, dunia sedang dilanda krisis ekonomi, Indonesia pun terkena imbasnya, hal ini mengakibatkan ekspor merosot dan banyak perusahaan memberhentikan pekerjanya. Pemerintah sangat memerlukan dukungan pengusaha untuk menghadapi krisis bersama-sama. Maka, sudah sepatutnya pemerintah juga mendekati para pengusaha yang tinggal di luar negeri, agar mau kembali ke Indonesia, dengan menghapus berbagai halangan, dan kemudian bersama-sama mengatasi krisis ini.
Membantu Kala Krisis
Seperti pada tahun 1955,pPengusaha terkaya di Philipina Chen Yung Cai, menyelamatkan industri penerbangan Philipina yang sedang mengalami krisis. Pengusaha terkaya di Thailand Chen Kwok Min membantu rakyat desa mengembangan peternakan ayam, dan sukses menbangun ekonomi desa. Ini contoh-contoh betapa pengusaha terkaya yang membantu negaranya dalam keadaan krisis dengan sumbangsih nyata. Pengusaha terkaya di Taiwan (alm) Wang Yung Ching memberikan sumbangsih yang besar terhadap perekonomian Taiwan. Wang sangat dihormati Pemerintah Taiwan maupun kelompok oposisi.
Bagaimana keadaan di Indonesia? Daripada pemerintah mencari investor asing ke sana-sini, mengapa tidak menggandeng orang-orang terkaya itu agar kembali ke negara sendiri? Bagaimanapun, mereka telah banyak memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara. Alangkah baiknya jika mereka dapat kembali ke Indonesia dan bekerja sama dengan pemerintah menghadapi masa krisis ekonomi ini. Mereka pasti tetap menuruti peraturan-peraturan pemerintah, menjaga lingkungan hidup, dan menciptakan lapangan kerja demi mengurangi pengangguran.
Pemerintah Indonesia di bawah pimpinan Presiden Yudhoyono telah menciptakan reformasi di banyak bidang, penegakan hukum pun diterapkan. Namun sayangnya, penegakan hukum dilakukan setengah hati karena pemerintah tidak pernah menutup kasus-kasus yang seharusnya sudah tuntas. Mestinya, kasus yang dinyatakan selesai tidak diungkit lagi. Sebab, hal itu sangat rawan dengan permainan dan bisa dimanfaatkan oleh banyak pihak.
Kasus-kasus seperti ini menjadi sumber obyekan permanen bagi para pengacara, menjadi ATM partai bagi para politisi, bagi pejabat juga dijadikan sumber pemerasan rutin. Kondisi ini sungguh sangat tidak menguntungkan bagi suatu negara. Pemerintah seharusnya memanfaatkan keterampilan dan pengalaman orang-orang seperti Sukanto Tanoto dll untuk membangun ekonomi Indonesia demi kemajuan bersama.
http://www.lintasberita.com/go/347257
Sunardi
Belum lama ini, majalah The Forbes Asia mengumumkan 10 Orang Terkaya di Indonesia. Berada dalam urutan pertama adalah pengusaha pulp dan CPO terkenal Indonesia pemilik kelompok Raja Garuda Mas Indonesia (RGM Indonesia) Sukanto Tanoto, dengan perkiraan kekayaan mencapai US$ 2 milliar.
Sukanto Tanoto yang berumur 59 tahun ini, seperti juga sejumlah orang yang masuk dalam daftar pengusaha terkaya di Asia Tenggara, memulai usaha dari nol, dan berkat ketekunan dan keuletan serta nasib baik, akhirnya mereka menjadi pengusaha sukses.
Sukanto Tanoto memulai usaha dengan pabrik tripleks, kemudian berkembang ke perkebunan kelapa sawit, pabrik pulp dan lain-lain. Beberapa tahun ini Group Raja Garuda Mas telah berkembang menjadi salah satu kelompok usaha yang terbesar di Indonesia, yang bergerak di bidang industri, perkebunan, pulp dan lain-lain, dengan jumlah karyawan mencapai lebih dari 50 ribu orang dan sumbangannya kepada Republik Indonesia cukup signifikan, terutama kepada masyarakat yang terkait langsung atau tidak langsung dengan usahanya.
Ironisnya, meski banyak berperan di bidang ekonomi, Sukanto memilih tinggal di luar negeri. Alasannya, karena masalah hukum di Indonesia tidak jelas dan dia dituding terlibat dalam sejumlah kasus—yang kebanyakan tidak jelas statusnya sampai hari ini—yang sangat merepotkannya. Inilah hal yang sangat disayangkan.
Misalnya saja, persoalan hukum dengan Polda Riau yang menyebutkan kayu dari hutan tanaman industri yang dipakai untuk bahan baku pulp di PT Riau Andalan Pulp and Paper (Riaupulp) milik Raja Garuda Mas (RGM) adalah kayu yang diambil dari pohon hutan lindung. Padahal kayu-kayu itu diambil dari lahan yang menjadi konsesi HTI Riaupulp, dan perusahaan ini sangat memperhatikan lingkungan hidup dan kesejahteraan pegawainya. Perusahaan ini juga mengikuti dan menjalankan semua peraturan yang ditetapkan pemerintah.
Pada masa kini, dunia sedang dilanda krisis ekonomi, Indonesia pun terkena imbasnya, hal ini mengakibatkan ekspor merosot dan banyak perusahaan memberhentikan pekerjanya. Pemerintah sangat memerlukan dukungan pengusaha untuk menghadapi krisis bersama-sama. Maka, sudah sepatutnya pemerintah juga mendekati para pengusaha yang tinggal di luar negeri, agar mau kembali ke Indonesia, dengan menghapus berbagai halangan, dan kemudian bersama-sama mengatasi krisis ini.
Membantu Kala Krisis
Seperti pada tahun 1955,pPengusaha terkaya di Philipina Chen Yung Cai, menyelamatkan industri penerbangan Philipina yang sedang mengalami krisis. Pengusaha terkaya di Thailand Chen Kwok Min membantu rakyat desa mengembangan peternakan ayam, dan sukses menbangun ekonomi desa. Ini contoh-contoh betapa pengusaha terkaya yang membantu negaranya dalam keadaan krisis dengan sumbangsih nyata. Pengusaha terkaya di Taiwan (alm) Wang Yung Ching memberikan sumbangsih yang besar terhadap perekonomian Taiwan. Wang sangat dihormati Pemerintah Taiwan maupun kelompok oposisi.
Bagaimana keadaan di Indonesia? Daripada pemerintah mencari investor asing ke sana-sini, mengapa tidak menggandeng orang-orang terkaya itu agar kembali ke negara sendiri? Bagaimanapun, mereka telah banyak memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara. Alangkah baiknya jika mereka dapat kembali ke Indonesia dan bekerja sama dengan pemerintah menghadapi masa krisis ekonomi ini. Mereka pasti tetap menuruti peraturan-peraturan pemerintah, menjaga lingkungan hidup, dan menciptakan lapangan kerja demi mengurangi pengangguran.
Pemerintah Indonesia di bawah pimpinan Presiden Yudhoyono telah menciptakan reformasi di banyak bidang, penegakan hukum pun diterapkan. Namun sayangnya, penegakan hukum dilakukan setengah hati karena pemerintah tidak pernah menutup kasus-kasus yang seharusnya sudah tuntas. Mestinya, kasus yang dinyatakan selesai tidak diungkit lagi. Sebab, hal itu sangat rawan dengan permainan dan bisa dimanfaatkan oleh banyak pihak.
Kasus-kasus seperti ini menjadi sumber obyekan permanen bagi para pengacara, menjadi ATM partai bagi para politisi, bagi pejabat juga dijadikan sumber pemerasan rutin. Kondisi ini sungguh sangat tidak menguntungkan bagi suatu negara. Pemerintah seharusnya memanfaatkan keterampilan dan pengalaman orang-orang seperti Sukanto Tanoto dll untuk membangun ekonomi Indonesia demi kemajuan bersama.
http://www.lintasberita.com/go/347257
Minggu, 10 Oktober 2010
Aburizal Bakri, Orang Terkaya Se-Asia Tenggara
Majalah ekonomi lokal berbahasa Inggris, Globe Asia, menobatkan Aburizal menjadi orang terkaya se-Indonesia. Dia sekaligus yang terkaya se-Asia Tenggara dengan kekayaan mencapai USD 9,2 miliar (sekitar Rp 84,6 triliun).
Dengan harta sebanyak itu, Ical -panggilan Aburizal- telah mengalahkan orang terkaya se-Malaysia, Robert Kuok (USD 7,6 miliar), warga terkaya Singapura Ng Teng Fong (USD 6,7 miliar), orang Thailand terkaya, Chaleo Yoovidya (USD 3,5 miliar), dan warga terkaya Filipina, Jaime Zobel de Ayala (USD 2 miliar).
Dalam paparannya, Chief Editor Globe Asia, S.K. Zainuddin mengatakan, kekayaan Ical berasal dari kinerja Grup Bakrie yang memiliki usaha di bidang pertambangan batubara, perkebunan, minyak, properti, telekomunikasi, dan media.
Melonjaknya harga energi dan komoditas, didukung koneksi politik dan finansial yang kuat, menjadi sumber kekayaan Ical tahun ini.
"Meski ada kontroversi terkait kasus Lapindo, hal itu tidak menghentikan pertumbuhan bisnis keluarga Bakrie. Ical dan keluarganya menjadi kekuatan bisnis yang dominan saat ini," ujarnya di sela Indonesian Regional Investment Forum (IRIF) 2008, Senin, 26/5-2008.
Tanri Abeng, publisher Globe Asia, menambahkan, kekayaan Ical yang berlipat-lipat diperoleh dari strategi bisnis yang jitu. Dengan aset kecil, Ical mencari pinjaman modal untuk membangun bisnis lain sehingga bisnisnya menggurita.
"Jadi, kalau dia awalnya punya aset 100, dijadikan jaminan untuk meminjam 400. Tapi, hasil dari 400 itu untungnya sangat besar. Itu yang digunakan untuk membayar," ujarnya.
Komisaris PT Telkom itu menilai, metode seperti itu sebenarnya juga dipakai di seluruh dunia. Untuk memulai bisnis baru, seorang pebisnis hanya memerlukan modal 30-50 persen dari total investasi yang dibutuhkan.
Tanri mengaku tahu betul bagaimana hebatnya Ical melihat peluang investasi di Indonesia. Karena itu, dia tidak heran bila Ical menjadi orang terkaya.
"Dia itu pintar sekali itung-itungannya," ungkapnya.
Kekayaan Ical kini mengalahkan bos Grup Djarum, Budi Hartono, yang tahun lalu menjadi orang terkaya se-Indonesia yang berada di posisi kedua. Budi menjalankan bisnis rokok ayahnya yang telah menjadi pabrik rokok terbesar ketiga di Indonesia. Budi juga melakukan diversifikasi usaha dengan mengambil saham mayoritas di Bank Central Asia (BCA).
Orang terkaya ketiga se-Indonesia adalah Eka Tjipta Widjaya, bos Grup Sinar Mas, yang memiliki usaha di sektor perkebunan, pulp and paper, keuangan, dan properti. Eka dianggap sebagai pioner di bidang usahanya itu. Lebih dari 200 perusahaan di seluruh dunia.
Dalam setiap bisnisnya, keluarga Eka mengontrol lebih dari 70 persen saham. Kini Eka telah pensiun dari aktivitasnya dan menyerahkan tanggung jawab perusahaan kepada empat anaknya, yaitu Teguh Ganda Widjaya, Franky O. Widjaya, Indar Widjaya, dan Muktar Widjaya.
Globe Asia juga mencatat sedikitnya 12 orang kaya baru (OKB) di Indonesia yang masuk dalam daftar 150 orang terkaya 2008. Di antara OKB itu, mantan Menteri Siswono Yudohusodo yang memimpin Grup Bangun Cipta Sarana, bergerak di bidang infrastruktur, properti, dan turis.
Nilai kekayaan Siswono diperkirakan mencapai USD 170 juta. Selain itu, terdapat nama Jacobus Busono, pendiri Pura Group, perusahaan paper mills, terutama untuk kertas uang di Kudus, Jawa Tengah. Kekayaan Jacobus diprediksi mencapai USD 90 juta.
http://www.rileks.com/lifestyle/trendz/women/11022-aburizal-bakri-orang-terkaya-se-asia-tenggara.html
Daftar Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2010
Majalah Forbes kembali membuat daftar 40 orang terkaya di Indonesia. Pemilik grup Djarum, Budi dan Michael Hartono masih berada di posisi puncak dengan nilai kekayaan US$ 7 miliar.
Forbes menuliskan, investor kini sedang sangat mencintai Indonesia. IHSG dalam 12 bulan terakhir tercatat melonjak hingga 115%, dan berada di posisi kedua terbaik setelah Shenzen SE Composite China.
Tak heran jika nilai kekayaan orang-orang terkaya di Indonesia pun meningkat. Secara total, nilai kekayaan 40 orang terkaya di Indonesia meningkat tajam dari US$ 21 miliar pada tahun 2008 menjadi US$ 42 miliar. Angka itu juga naik US$ 2 miliar dibandingkan nilai kekayaan terbesar yang dicapai pada tahun 2007.
Sementara 12 orang kaya dalam daftar tersebut total memiliki kekayaan hingga US$ 28 miliar. Angka tersebut naik 7 orang, termasuk Low Tuck Kwong, pemilik Bayan Resources yang sahamnya naik hingga 474% selama setahun terakhir.
Konglomerat sektor batubara lainnya yang juga pemilik Bumi Resources yakni Aburizal Bakrie juga berhasil naik peringkat, setelah tahun lalu melorot tajam akibat krisis. Nilai kekayaan Aburizal meningkat tajam dibandingkan tahun 2008 yang hanya US$ 850 juta, dan ada di posisi ke-8. Kini Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie berada di posisi ke-4 dengan nilai kekayaan US$ 2,5 miliar.
Berikut daftar 40 orang terkaya versi Forbes yang dirilis, Kamis (3/12/2009).
1. R. Budi & Michael Hartono US$ 7 miliar
2. Martua Sitorus US$ 3 miliar
3. Susilo Wonowidjojo US$ 2,6 miliar
4. Aburizal Bakrie US$ 2,5 miliar
5. Eka Tjipta Widjaja U$S 2,4 miliar
6. Peter Sondakh US$ 2,1 miliar
7. Putera Sampoerna US$ 2 miliar
8. Sukanto Tanoto US$ 1,9 miliar
9. Anthoni Salim US$ 1,4 miliar
10. Soegiharto Sosrodjojo US$ 1,2 miliar
11. Low Tuck Kwong US$ 1,18 miliar
12. Eddy William Katuari US$ 1,1 miliar
13. Chairul Tanjung US$ 99 juta
14. Garibaldi Thohir US$ 930 juta
15. Theodore Rachmat US$ 900 juta
16. Edwin Soeryadjaya US$ 800 juta
17. Trihatma Haliman US$ 750 juta
18. Ciliandra Fangiono US$ 710 juta
19. Arifin Panigoro US$ 650 juta
20. Murdaya Poo US$ 600 juta
21. Hashim Djojohadikusumo US$ 500 juta
22. Kusnan & Rusdi Kirana US$ 480 juta
23. Prajogo Pangestu US$ 475 juta
24. Harjo Sutanto US$ 470 juta
25. Mochtar Riady US$ 440 juta
26. Eka Tjandranegara US$ 430 juta
27. Ciputra US$ 420 juta
28. Hary Tanoesoedibjo US$ 410 juta
29. Sandiaga Uno US$ 400 juta
30. Boenjamin Setiawan US$ 395 juta
31. Alim Markus US$ 350 juta
32. Aksa Mahmud US$ 330 juta
33. Sutanto Djuhar US$ 325 juta
34. Kartini Muljadi US$ 320 juta
35. Soegiarto Adikoesoemo US$ 300 juta
36. George Santosa Tahija & Sjakon George Tahija US$ 290
37. Paulus Tumewu US$ 280 juta
38. Husain Djojonegoro US$260 juta.
39. Bachtiar Karim US$ 250 juta.
40. Kris Wiluan US$ 240 juta.
http://marcellinoagatha.blogspot.com/2010/03/daftar-orang-terkaya-di-indonesia-tahun.html
Forbes menuliskan, investor kini sedang sangat mencintai Indonesia. IHSG dalam 12 bulan terakhir tercatat melonjak hingga 115%, dan berada di posisi kedua terbaik setelah Shenzen SE Composite China.
Tak heran jika nilai kekayaan orang-orang terkaya di Indonesia pun meningkat. Secara total, nilai kekayaan 40 orang terkaya di Indonesia meningkat tajam dari US$ 21 miliar pada tahun 2008 menjadi US$ 42 miliar. Angka itu juga naik US$ 2 miliar dibandingkan nilai kekayaan terbesar yang dicapai pada tahun 2007.
Sementara 12 orang kaya dalam daftar tersebut total memiliki kekayaan hingga US$ 28 miliar. Angka tersebut naik 7 orang, termasuk Low Tuck Kwong, pemilik Bayan Resources yang sahamnya naik hingga 474% selama setahun terakhir.
Konglomerat sektor batubara lainnya yang juga pemilik Bumi Resources yakni Aburizal Bakrie juga berhasil naik peringkat, setelah tahun lalu melorot tajam akibat krisis. Nilai kekayaan Aburizal meningkat tajam dibandingkan tahun 2008 yang hanya US$ 850 juta, dan ada di posisi ke-8. Kini Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie berada di posisi ke-4 dengan nilai kekayaan US$ 2,5 miliar.
Berikut daftar 40 orang terkaya versi Forbes yang dirilis, Kamis (3/12/2009).
1. R. Budi & Michael Hartono US$ 7 miliar
2. Martua Sitorus US$ 3 miliar
3. Susilo Wonowidjojo US$ 2,6 miliar
4. Aburizal Bakrie US$ 2,5 miliar
5. Eka Tjipta Widjaja U$S 2,4 miliar
6. Peter Sondakh US$ 2,1 miliar
7. Putera Sampoerna US$ 2 miliar
8. Sukanto Tanoto US$ 1,9 miliar
9. Anthoni Salim US$ 1,4 miliar
10. Soegiharto Sosrodjojo US$ 1,2 miliar
11. Low Tuck Kwong US$ 1,18 miliar
12. Eddy William Katuari US$ 1,1 miliar
13. Chairul Tanjung US$ 99 juta
14. Garibaldi Thohir US$ 930 juta
15. Theodore Rachmat US$ 900 juta
16. Edwin Soeryadjaya US$ 800 juta
17. Trihatma Haliman US$ 750 juta
18. Ciliandra Fangiono US$ 710 juta
19. Arifin Panigoro US$ 650 juta
20. Murdaya Poo US$ 600 juta
21. Hashim Djojohadikusumo US$ 500 juta
22. Kusnan & Rusdi Kirana US$ 480 juta
23. Prajogo Pangestu US$ 475 juta
24. Harjo Sutanto US$ 470 juta
25. Mochtar Riady US$ 440 juta
26. Eka Tjandranegara US$ 430 juta
27. Ciputra US$ 420 juta
28. Hary Tanoesoedibjo US$ 410 juta
29. Sandiaga Uno US$ 400 juta
30. Boenjamin Setiawan US$ 395 juta
31. Alim Markus US$ 350 juta
32. Aksa Mahmud US$ 330 juta
33. Sutanto Djuhar US$ 325 juta
34. Kartini Muljadi US$ 320 juta
35. Soegiarto Adikoesoemo US$ 300 juta
36. George Santosa Tahija & Sjakon George Tahija US$ 290
37. Paulus Tumewu US$ 280 juta
38. Husain Djojonegoro US$260 juta.
39. Bachtiar Karim US$ 250 juta.
40. Kris Wiluan US$ 240 juta.
http://marcellinoagatha.blogspot.com/2010/03/daftar-orang-terkaya-di-indonesia-tahun.html
Salah Satu Orang Terkaya Di 2010
1. CARLOS SLIM HELU
Net Worth : $53.5 Billion
Fortune : Self made
Source : Telecom
Age : 69
Country Of Citizenship : Mexico
Residence : Mexico City
Industry : Telecommunications
Education : NA
Marital Status : Widowed, 6 children
2. BILL GATES
Net Worth : $53.0 Billion
Fortune : Self Made
Source : Microsoft
Age : 54
Country Of Citizenship : United States
Residence : Medina, Washington
Industry : Software
Education : Harvard University, Drop Out,
Marital Status : Married, 3 children
3. WARREN BUFFETT
Net Worth : $47.0 Billion
Fortune : Self Made
Source : Berkshire Hathaway
Age : 79
Country Of Citizenship : United States
Residence : Omaha, Nebraska
Industry : Investments
Education : Columbia University, Master of Science
Marital Status : Widowed, remarried, 3 children
4. MUKESH AMBANI
Net Worth : $29.0 Billion
Fortune : Inherited and Growing
Source : Petrochemicals
Age : 52
Country Of Citizenship : India
Residence : Mumbai
Industry : Manufacturing
Education : University of Bombay, Bachelor of Arts/Science
Marital Status : Married, 3 children
5. LAKSHMI MITTAL
Net Worth : $28.7 Billion
Fortune : Inherited and Growing
Source : Steel
Age : 59
Country Of Citizenship : India
Residence : London
Industry : Steel
Education : St Xavier’s College Calcutta, Bachelor of Arts/Science
Marital Status : Married, 2 children
Net Worth : $53.5 Billion
Fortune : Self made
Source : Telecom
Age : 69
Country Of Citizenship : Mexico
Residence : Mexico City
Industry : Telecommunications
Education : NA
Marital Status : Widowed, 6 children
2. BILL GATES
Net Worth : $53.0 Billion
Fortune : Self Made
Source : Microsoft
Age : 54
Country Of Citizenship : United States
Residence : Medina, Washington
Industry : Software
Education : Harvard University, Drop Out,
Marital Status : Married, 3 children
3. WARREN BUFFETT
Net Worth : $47.0 Billion
Fortune : Self Made
Source : Berkshire Hathaway
Age : 79
Country Of Citizenship : United States
Residence : Omaha, Nebraska
Industry : Investments
Education : Columbia University, Master of Science
Marital Status : Widowed, remarried, 3 children
4. MUKESH AMBANI
Net Worth : $29.0 Billion
Fortune : Inherited and Growing
Source : Petrochemicals
Age : 52
Country Of Citizenship : India
Residence : Mumbai
Industry : Manufacturing
Education : University of Bombay, Bachelor of Arts/Science
Marital Status : Married, 3 children
5. LAKSHMI MITTAL
Net Worth : $28.7 Billion
Fortune : Inherited and Growing
Source : Steel
Age : 59
Country Of Citizenship : India
Residence : London
Industry : Steel
Education : St Xavier’s College Calcutta, Bachelor of Arts/Science
Marital Status : Married, 2 children
Salah Satu Orang Terkaya di Dunia 2009
1. William Gates III
Net Worth : $40.0 bil
Fortune : self made
Source : Microsoft
Age : 53
Country Of Citizenship : United States
Residence : Medina, Washington
Industry : Software
Education : Harvard University, Drop Out,
Marital Status : married, 3 children
Software visionary regains title as the world’s richest man despite losing $18 billion in the past 12 months. Stepped down from day-to-day duties at Microsoft last summer to devote his talents and riches to the Bill & Melinda Gates Foundation. Organization’s assets were $30 billion in January; annual letter lauds endowment manager Michael Larson for limiting last year’s losses to 20%. Gates decided to increase donations in 2009 to $3.8 billion, up 15% from 2008. Dedicated to fighting hunger in developing countries, improving education in America’s high schools and developing vaccines against malaria, tuberculosis and AIDS. Appointed Microsoft Office veteran Jeffrey Raikes chief exec of Gates Foundation in September. Gates remains Microsoft chairman. Sells shares each quarter, redeploys proceeds via investment vehicle Cascade; more than half of fortune invested outside Microsoft. Stock down 45% in past 12 months. “Creative capitalist” wants companies to match profitmaking with doing good.
2. Warren Buffett
Net Worth : $37.0 bil
Fortune : self made
Source : Berkshire Hathaway
Age : 78
Country Of Citizenship : United States
Residence : Omaha, Nebraska
Industry : Investments
Education : University of Nebraska Lincoln, Bachelor of Arts / Science, Columbia University, Master of Science
Marital Status : widowed, remarried, 3 children
Last year America’s most beloved investor was the world’s richest man. This year he has to settle for second place after losing $25 billion in 12 months. Shares of Berkshire Hathaway down 45% since last March. Injected billions of dollars into Goldman Sachs, GE in exchange for preferred stock last fall; propped up insurance firm Swiss Re in February with $2.6 billion infusion. Admits he made some “dumb” investment mistakes in 2008. Upbeat about America’s future: “Our economic system has worked extraordinarily well over time. It has unleashed human potential as no other system has, and it will continue to do so.” Scoffs at Wall Street’s over-reliance on “history-based” models: “If merely looking up past financial data would tell you what the future holds, the Forbes 400 would consist of librarians.” Son of Nebraska politician delivered newspapers as a boy. Filed first tax return at age 13, claiming $35 deduction for bicycle. Studied under value investing guru Benjamin Graham at Columbia. Took over textile firm Berkshire Hathaway 1965. Today holding company invested in insurance (Geico, General Re), jewelry (Borsheim’s), utilities (MidAmerican Energy), food (Dairy Queen, See’s Candies). Also has noncontrolling stakes in Anheuser-Busch, Coca-Cola, Wells Fargo.
http://solocybercity.wordpress.com/2009/03/13/10-orang-terkaya-di-dunia-2009/
Net Worth : $40.0 bil
Fortune : self made
Source : Microsoft
Age : 53
Country Of Citizenship : United States
Residence : Medina, Washington
Industry : Software
Education : Harvard University, Drop Out,
Marital Status : married, 3 children
Software visionary regains title as the world’s richest man despite losing $18 billion in the past 12 months. Stepped down from day-to-day duties at Microsoft last summer to devote his talents and riches to the Bill & Melinda Gates Foundation. Organization’s assets were $30 billion in January; annual letter lauds endowment manager Michael Larson for limiting last year’s losses to 20%. Gates decided to increase donations in 2009 to $3.8 billion, up 15% from 2008. Dedicated to fighting hunger in developing countries, improving education in America’s high schools and developing vaccines against malaria, tuberculosis and AIDS. Appointed Microsoft Office veteran Jeffrey Raikes chief exec of Gates Foundation in September. Gates remains Microsoft chairman. Sells shares each quarter, redeploys proceeds via investment vehicle Cascade; more than half of fortune invested outside Microsoft. Stock down 45% in past 12 months. “Creative capitalist” wants companies to match profitmaking with doing good.
2. Warren Buffett
Net Worth : $37.0 bil
Fortune : self made
Source : Berkshire Hathaway
Age : 78
Country Of Citizenship : United States
Residence : Omaha, Nebraska
Industry : Investments
Education : University of Nebraska Lincoln, Bachelor of Arts / Science, Columbia University, Master of Science
Marital Status : widowed, remarried, 3 children
Last year America’s most beloved investor was the world’s richest man. This year he has to settle for second place after losing $25 billion in 12 months. Shares of Berkshire Hathaway down 45% since last March. Injected billions of dollars into Goldman Sachs, GE in exchange for preferred stock last fall; propped up insurance firm Swiss Re in February with $2.6 billion infusion. Admits he made some “dumb” investment mistakes in 2008. Upbeat about America’s future: “Our economic system has worked extraordinarily well over time. It has unleashed human potential as no other system has, and it will continue to do so.” Scoffs at Wall Street’s over-reliance on “history-based” models: “If merely looking up past financial data would tell you what the future holds, the Forbes 400 would consist of librarians.” Son of Nebraska politician delivered newspapers as a boy. Filed first tax return at age 13, claiming $35 deduction for bicycle. Studied under value investing guru Benjamin Graham at Columbia. Took over textile firm Berkshire Hathaway 1965. Today holding company invested in insurance (Geico, General Re), jewelry (Borsheim’s), utilities (MidAmerican Energy), food (Dairy Queen, See’s Candies). Also has noncontrolling stakes in Anheuser-Busch, Coca-Cola, Wells Fargo.
http://solocybercity.wordpress.com/2009/03/13/10-orang-terkaya-di-dunia-2009/
Langganan:
Komentar (Atom)








