Habbatus sauda’ atau di Indonesia dikenal dengan sebutan jintan hitam adalah salah satu anugerah yang Allah berikan kepada manusia. Dia menganjurkannya untuk dikonsumsi oleh manusia, baik ketika mereka sedang sakit, maupun di kala sehat (untuk menjaga stamina).
Hal ini sebagaimana yang disampaikan melalui lisan rasul-Nya,
Sesungguhnya pada al-habbatus sauda’ itu terdapat obat dari segala penyakit, kecuali maut.
Dan sebagai salah satu keutamaan para sahabat adalah semangat mereka dalam melaksanakan segala perintah bahkan anjuran Rasulullah walaupun itu amalan sunnah, terlebih lagi yang wajib. Hal ini merupakan bentuk cinta mereka terhadap beliau.
Mungkin ada sebagian dari kaum muslimin ketika membaca hadits di atas terbesit dalam hati kita, “Apa iya, semua penyakit?” Sebagian yang lain (termasuk orang kafir pun) justru menambah semangat mereka untuk meneliti zat tersebut.
Nigella Sativa, nama latin dari habbatus sauda’, sudah dikenal sejak zaman yunani kuno. Konon, raja-raja Yunani dikubur bersama dengan biji-biji Nigela Sativa yang berfungsi untuk mengawetkan mayat.
Ahli pengobatan Yunani kuno, Dioscoredes, pada abad pertama mencatat bahwa Nigella Sativa digunakan untuk mengobati sakit kepala, saluran pernafasan, sakit gigi, dan cacing usus. 2
Penelitian terbaru membuktikan, si biji hitam ini mempunyai kemampuan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, asma bronkial dan bronkitis, rematik dan meningkatkan produksi ASI.
Kandungan nigella:[3]
* Oleat (Omega 9), Linoleat (Omega 6), Linolenat (Omega 3)
* Minyak-minyak volatile atau minyak esensial
* Fitosterol
* Alkaloid (Nigelleine dan Nigellamine-n-oxide)
* Asam-asam Amino
Jika dicampur dengan ginseng berfungsi sebagai adaptagon untuk menormalkan fungsi organ tubuh dengan cara melancarkan peredaan darah. Ginseng juga berfungsi menguatkan vitalitas.
Khasiat Nigella Sativa[4]
Berdasarkan kandungan Nigella seperti tersebut di atas, maka dapat diperoleh berbagai macam manfaat seperti dibawah ini:
Menguatkan sistem kekebalan
Berdasarkan hasil penilitian, jintan hitam dapat meningkatkan jumlah cells T, yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Evektifitasnya hingga 72% jika dibandingkan dengan plasebo (hanya 7%). Dr. Basil Ali dan koleganya dari College of Medicine, di Universitas King Faisal, mempublikasikannya dalam jurnal Pharmasetik Saudi.
Keampuhan ekstrak Nigella diakui oleh Prof. G Reitmuller, Direktur Institut Immonologi dari Universitas Munich, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat digunakan sebagai bioregulator. Dengan demikian, Nigella dapat dijadikan obat untuk penyakit yang menyerang kekebalan tubuh seperti kanker dan AIDS.
Meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan kewaspadaan
Dengan kandungan asam linoleat (Omega 6) dan asam linolenat (Omega 3), Nigella merupakan nutrisi bagi sel otak yang berguna untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan. Nigella juga memperbaiki mikro (peredaran darah) ke otak dan sangat cocok diberikan pada anak usia pertumbuhan dan lansia.
Meningkatkan bioaktivitas hormon
Hormon adalah zat aktif yang dihasilkan oleh kelenjar endoktrin, yang masuk dalam peredaran darah. Dalam tubuh manusia terdapat berbagai jenis hormon, di antaranya hormon reproduksi yang berhubungan dengan gairah seksual. Salah satu kandungan Nigella adalah setrol yang berfungsi sintesa dan bioaktivitas hormon.
Menetralkan racun dalam tubuh
Racun dapat mengganggu metabolisme dan menurunkan fungsi organ penting seperti hati, paru-paru dan otak. Gejala ringan keracunan dapat berupa diare, muntah, pusing, gangguan pernapasan dan menurunkan daya konsentrasi. Nigella mengandung saponin yang dapat menetralkan dan membersihkan racun dalam tubuh.
Selain menjelaskan khasiat-khasiat dari Habbatus Sauda’ lebih lanjut, pada bagian kedua ini juga terdapat penutup yang membahas Habbatus Sauda’ dari sisi lain yang patut untuk dijadikan bahan renungan karena ia merupakan salah satu contoh dari untaian hikmah terhadap apa-apa yang datang dari Allah dan Rasul-Nya.
Mengatasi gangguan tidur dan stress
Sapion terdapat pada Nigella mempunyai fungsi seperti kortikosteroid yang dapat mempengaruhi karbohidrat, protein dan lemak serta mempengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot tubuh, dan syaraf. Sapion berfungsi untuk mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, gangguan tidur dan dapat menghilangkan stress.
Anti histamin
Histamin adalah sebuah zat yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang memberikan reaksi alergi seperti pada asma bronchial.
Minyak yang dibuat dari Nigella dapat mengisolasi dithymoquinone, minyak ini sering disebut nigellone yang berasal dari Volatile Nigella. Pemberian minyak ini berdampak positif terhadap penderita asma bronchial.
Penelitian yang dilakukan oleh Nirmal Chakravaty MD pada tahun 1993, membuktikan kristal dari negellone memberi efek suppressive. Kristal-kristal ini dapat menghambat protemkinase C, sebuah zat yang memicu pelepasan histamin.
Penelitian lain juga membuktikan hal serupa. Kali ini dilakukan oleh Dr. Med. Peter Schleincher, ahli immonologi dari Universitas Munich ia melakukan pengujian terhadap 600 orang yang menderita alergi. Hasilnya cukup meyakinkan, 70% yang menderita alergi terhadap debu, serbuk, jerawat, dan asma sembuh setelah diberi minyak Nigella. Dalam praktiknya, DR. Schleincher memberi resep Nigella ke pasiennya yang menderita influenza.
Memperbaiki saluran pencernaan dan anti bakteri
Nigella mengandung minyak atsii dan minyak volatil yang telah diketahui manfaatnya untuk memperbaiki pencernaan. Secara tradisional mminyak atsiri digunakan untuk obat diare.
Pada tahun 1992, Jurnal Farmasi Pakistan memuat hasil penelitian yang membuktikan volatile lebih ampuh untuk membunuh strain bakteri V Cholera dan E Coli dibandingkan dengan anti biotik seperti ampicillin dan tetrasiklin.
Melancarkan air susu ibu
Koordinasi bagian lemak tidak jenuh dan struktur hormonal yang terdapat pada Nigella dapat melancarkan air susu ibu. Penelitian ini kemudian dimuat dalam literatur penelitian Potchestroom, tahun 1989.
Tambahan nutrisi pada ibu hamil dan balita
Pada masa pertumbuhan, anak membutuhkan nutrisi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami, terutama pada musim hujan, anak-anak akan mudah terkena flu dan pilek. Kandungan Omega 3, Omega 6 dan Omega 9 yang terdapat pada Nigella merupakan nutrisi yang membantu perkembangan jaringan otak balita dan janin.
Meremajakan sel-sel kulit dan menunda proses penuaan
Kulit merupakan salah satu organ tubuh terluar yang penting. Fungsinya melindungan tubuh dari benturan fisik, kuman, dan jamur. Nigella sangat baik untuk menjaga kelembaban, kehalusan, dan keremajaan kulit.
Nutrisi bagi lansia dan food suplement
Kaya akan kandungan nutrisi sebagai tambahan energi sangat deal untuk orang yang berusia lanjut, terutama untuk menjaga daya tahan tubuh dan relativitas sel otak agar tidak cepat pikun.
Nigella juga mengandung 15 macam asam amino penyusun isi protein termasuk di dalamnya 9 asam amino esensial. Asam amino tidak dapat di produksi oleh tubuh dalam jumlah yang cukup, oleh karena itu harus diperoleh dari makanan.
Pada kongres kanker internasional di New Delhi pada musim gugur yang lalu, minyak Nigella diperkenalkan ilmuan kanker Immono Biology Laboratory, dari California Selatan.
“Nigella sativa dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan. Interferon-nya menghasilkan sel-sel normal terhadap virus yang merusak sekaligus menghancurkan sel-sel tumor dan meningkatkan antibodi.
Tags: habbah, habbatussauda, manfaat habbatussauda
http://sarikurma-medeena.com/page/?p=278#more-278
Tampilkan postingan dengan label 3. product. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 3. product. Tampilkan semua postingan
Minggu, 10 Oktober 2010
PRODUK-PRODUK OLAHAN BEKICOT
Oleh : Ir. Sutrisno Koswara
Bekicot sejak lama dikenal dan ditemukan dimana-mana di pelosok tanah air. Dulu hewan ini dikenal sebagai hama tanaman, tetapi sejak tahun 1980 mulai diekspor dalam bentuk beku dengan tujuan Eropa. Bagi masyarakat Eropa, khususnya Prancis bekicot merupakan salah satu makanan yang lezat, bergizi dan terhormat serta berharga mahal.
Impor bekicot Prancis dalam bentuk segar dan dibekukan dari Indonesia diperkirakan meningkat dari 1 212 ton pada tahun 1986 menjadi sekitar 11000 ton pada tahun 1990. Sedangkan data sebelumnya, yaitu tahun 1983 menunjukkan bahwa ekspor bekicot Indonesia tercatat 190 813 kg dengan nilai 939 011 dollar AS dan 725 240 senilai 1 182 299. 34 dollar AS pada tahun 1984. Pasaran ekspor bekicot Indonesia yang penting selain Prancis adalah Amerika Serikat, Hongkong dan Taiwan.
Berkhasiat Sebagai Obat
Bagian bekicot yang umum dikonsumsi manusia adalah bagian kakinya, sedangkan perut dan sungutnya dibuang. Dari 7 kg bekicot dapat diperoleh 1 kg daging kaki. Daging bekicot menghasilkan protein yang tinggi dan menghasilkan energi yang cukup besar, lebih besar dari daging kerbau. Dari hasil analisis, diketahui bahwa dalam 100 gram daging segar terkandung protein sebanyak 15.8 gram, lemak 0.9 gram dan akan menghasilkan energi sebesar 97 kkal. Daging bekicot juga mengandung asam amino esensial yang lebih tinggi dari telur ayam (ras dan lokal), disamping mempunyai komposisi asam amino yang baik dan tinggi dalam kadar lisin dan arginan, serta banyak mengandung vitamin B12, kalsium dan fosfor.
Bekicot mengeluarkan lendir dari mulutnya, sebagai senjata untuk mempertahankan diri bila ada gangguan dan memudahkan pergerakan. Lendir yang merupakan glikoprotein tersebut dapat dihilangkan dengan memanaskan daging bekicot, meredamnya dalam larutan asam encer atau ditaburi garam dapur.
Daging bekicot mempunyai daya penyembuhan terhadap penyakit. Bahan yang mempunyai daya penyembuh yang diekstraksi dari daging bekicot disebut “Ishimoto negligin”. Penyakit yang dapat disembuhkan antara lain asma, sakit ginjal, TBC, anemia, diabetes, sembelit dan mencegah influenza.
Bekicot Segar Beku
Untuk memperoleh daging bekicot, mula-mula bekicot yang telah dikumpulkan dipuasakan 2 – 3 hari agar kotorannya keluar. Kemudian dicuci dan diberi garam serta dibiarkan selama 15 – 30 menit agar semua lendirnya dikeluarkan. Biasanya 1 bata garam cukup untuk 1 – 1.5 kg bekicot. Setelah dicuci bersih, bekicot direbus dalam air cuka (100 ml cuka meja dalam 10 liter air), selama 15 – 20menit.
Daging bekicot dipisahkan dari cangkangnya dengan cara dicungkil atau dipecahkan. Bagian sungut dan perut dibuang (atau dicacah untuk makanan ikan dan bebek). Setelah dicuci, daging kaki bekicot direbus lagi dalam air cuka selama 15 – 20 menit setelah mendidih. Hasil yang diperoleh merupakan daging bekicot setengah jadi yang siap diolah.
Setelah dicuci dan ditiriskan, daging bekicot setengah jadi dikemas dalam plastik polietilen dan dibekukan pada suhu –18 sampai -23.5oC.
Persiapan daging bekicot untuk makanan manusia harus dilakukan dengan hati-hati. Perebusan daging sebelum, pengolahan tidak hanya berguna untuk menghilangkan lendir yang beracun, tetapi juga untuk menghindari adanya bakteri patogen (penyebab penyakit ) terutama Salmonella, juga untuk membunuh telur cacing. Jika perebusan kurang sempurna atau hanya dilakukan sekali saja, telur cacing tidak mati dan akan masuk ke dalam tubuh yang dapat menyebabkan hepatitis. Makanan yang mengandung Salmonella dapat menyebabkan keracunan. Gejala keracunan berupa mual, muntah, sakit perut, sakit kepala, demam dan diare dapat timbul 12 – 24 jam setelah makan.
Pengalengan Daging Bekicot
Persiapan untuk pengalengan daging bekicot sama dengan untuk pembekuan. Daging bekicot setengah jadi yang diperoleh dicuci dan ditiriskan, lalu dimasukkan ke dalam kaleng dan diberi bumbu berupa saus tomat dan garam, serta diisi dengan larutan garam 1 – 2 persen. Pada waktu pengisian harus diperhatikan agar masih ruangan kosong dibagian atas kaleng (“head space”), sehingga pada waktu proses “exhausting” (penghilangan udara atau oksigen dari dalam kaleng) masih ada tempat pengembangan isi kaleng. Isi yang terlalu penuh akan menyebabkan kaleng menjadi cembung, yang walaupun tidak menyebabkan kerusakan tetapi akan menurunkan mutu dan penerimaannya karena diangggap busuk.
Selanjutnya dilakukan “exhausting” dengan cara mengukus kaleng terbuka sehingga udara atau oksigen yang terdapat di dalamnya terusir keluar. Kemudian dilakukan penutupan kaleng dengan sistem “double seamer” sehingga kedap udara, uap air dan mikroba. Setelah ditutup, dilakukan sterilisasi dalam otoklaf (retort) pada suhu 121oC selama 20 – 40 menit.
Setelah proses sterilisasi selesai, harus segera dilakukan pendinginan yang cukup untuk mencegah tumbuhnya kembali bakteri termofilik (tahan panas). Pendinginan dapat dilakukan dalam retort sebelum dibuka atau di luar retort dengan cara menyemprotkan air dingin.
Dendeng Bekicot
Daging bekicot setengah jadi yang akan dibuat dendeng harus bersifat empuk. Untuk itu, daging bekicot direndam selama 6 jam dalam parutan buah nenas matang dengan perbandingan 1 : 1. Buah nenas mengandung enzim bromelin yang merupakan salah satu enzim proteolitik (pemecah protein). Enzim ini mampu mengempukkan daging karena dapat memutuskan protein jaringan pengikat dan protein serat otot. Setelah perendaman selesai, daging bekicot dicuci dan dibelah untuk memperoleh permukaan yang agak lebar.
Bumbu-bumbu yang digunakan sama pada pembuatan dendeng sapi yaitu gula merah (30 persen dari berat daging) dan ramuan bumbu (garam dapur 2.5 persen, lengkuas 2.5 persen, asam jawa 3 persen, lada 1 persen, ketumbar 1.5 persen, bawang putih 1.5 persen dan bawang merah 5 persen).
Bumbu yang telah dihaluskan, dibalur pada daging bekicot dan dibiarkan selama 10 jam supaya meresap. Dengan disusun pada tampah atau wadah lebar lainnya, dendeng basah dikeringkan dengan oven suhu 60oC atau dijemur di bawah terik matahari selama 4 – 5 hari. Setelah kering dendeng bekicot dikemas dalam plastik polietilen atau polipropilen.
Tepung Bekicot
Untuk membuat tepung bekicot, mula-mula dibuat larutan garam dapur 5 persen. Masukkan bekicot ke dalam larutan tersebut sampai terendam seluruhnya, diaduk berkali-kali untuk mempercepat pengeluaran lendir. Setelah dicuci, bekicot direbus selama 10 – 20 menit (setelah mendidih), lalu dipisahkan dari cangkangnya. Daging kaki yang diperoleh kemudian dicuci bersih.
Daging bekicot kemudian diiris setipis 0.5 – 1.0 cm untuk memudahkan pengeringan, dicuci lagi untuk menghilangkan sisa lendir dan dikukus 10 – 15 menit. Selanjutnya dikeringkan dalam oven suhu 60oC atau dijemur sampai kering dan digiling atau ditumbuh atau diayak. Tepung yang dihasilkan dimasukkan ke dalam kantong plastik polietilen dan ditutup rapat.
http://www.ebookpangan.com/ARTIKEL/PRODUK%20OLAHAN%20BEKICOT.pdf
Bekicot sejak lama dikenal dan ditemukan dimana-mana di pelosok tanah air. Dulu hewan ini dikenal sebagai hama tanaman, tetapi sejak tahun 1980 mulai diekspor dalam bentuk beku dengan tujuan Eropa. Bagi masyarakat Eropa, khususnya Prancis bekicot merupakan salah satu makanan yang lezat, bergizi dan terhormat serta berharga mahal.
Impor bekicot Prancis dalam bentuk segar dan dibekukan dari Indonesia diperkirakan meningkat dari 1 212 ton pada tahun 1986 menjadi sekitar 11000 ton pada tahun 1990. Sedangkan data sebelumnya, yaitu tahun 1983 menunjukkan bahwa ekspor bekicot Indonesia tercatat 190 813 kg dengan nilai 939 011 dollar AS dan 725 240 senilai 1 182 299. 34 dollar AS pada tahun 1984. Pasaran ekspor bekicot Indonesia yang penting selain Prancis adalah Amerika Serikat, Hongkong dan Taiwan.
Berkhasiat Sebagai Obat
Bagian bekicot yang umum dikonsumsi manusia adalah bagian kakinya, sedangkan perut dan sungutnya dibuang. Dari 7 kg bekicot dapat diperoleh 1 kg daging kaki. Daging bekicot menghasilkan protein yang tinggi dan menghasilkan energi yang cukup besar, lebih besar dari daging kerbau. Dari hasil analisis, diketahui bahwa dalam 100 gram daging segar terkandung protein sebanyak 15.8 gram, lemak 0.9 gram dan akan menghasilkan energi sebesar 97 kkal. Daging bekicot juga mengandung asam amino esensial yang lebih tinggi dari telur ayam (ras dan lokal), disamping mempunyai komposisi asam amino yang baik dan tinggi dalam kadar lisin dan arginan, serta banyak mengandung vitamin B12, kalsium dan fosfor.
Bekicot mengeluarkan lendir dari mulutnya, sebagai senjata untuk mempertahankan diri bila ada gangguan dan memudahkan pergerakan. Lendir yang merupakan glikoprotein tersebut dapat dihilangkan dengan memanaskan daging bekicot, meredamnya dalam larutan asam encer atau ditaburi garam dapur.
Daging bekicot mempunyai daya penyembuhan terhadap penyakit. Bahan yang mempunyai daya penyembuh yang diekstraksi dari daging bekicot disebut “Ishimoto negligin”. Penyakit yang dapat disembuhkan antara lain asma, sakit ginjal, TBC, anemia, diabetes, sembelit dan mencegah influenza.
Bekicot Segar Beku
Untuk memperoleh daging bekicot, mula-mula bekicot yang telah dikumpulkan dipuasakan 2 – 3 hari agar kotorannya keluar. Kemudian dicuci dan diberi garam serta dibiarkan selama 15 – 30 menit agar semua lendirnya dikeluarkan. Biasanya 1 bata garam cukup untuk 1 – 1.5 kg bekicot. Setelah dicuci bersih, bekicot direbus dalam air cuka (100 ml cuka meja dalam 10 liter air), selama 15 – 20menit.
Daging bekicot dipisahkan dari cangkangnya dengan cara dicungkil atau dipecahkan. Bagian sungut dan perut dibuang (atau dicacah untuk makanan ikan dan bebek). Setelah dicuci, daging kaki bekicot direbus lagi dalam air cuka selama 15 – 20 menit setelah mendidih. Hasil yang diperoleh merupakan daging bekicot setengah jadi yang siap diolah.
Setelah dicuci dan ditiriskan, daging bekicot setengah jadi dikemas dalam plastik polietilen dan dibekukan pada suhu –18 sampai -23.5oC.
Persiapan daging bekicot untuk makanan manusia harus dilakukan dengan hati-hati. Perebusan daging sebelum, pengolahan tidak hanya berguna untuk menghilangkan lendir yang beracun, tetapi juga untuk menghindari adanya bakteri patogen (penyebab penyakit ) terutama Salmonella, juga untuk membunuh telur cacing. Jika perebusan kurang sempurna atau hanya dilakukan sekali saja, telur cacing tidak mati dan akan masuk ke dalam tubuh yang dapat menyebabkan hepatitis. Makanan yang mengandung Salmonella dapat menyebabkan keracunan. Gejala keracunan berupa mual, muntah, sakit perut, sakit kepala, demam dan diare dapat timbul 12 – 24 jam setelah makan.
Pengalengan Daging Bekicot
Persiapan untuk pengalengan daging bekicot sama dengan untuk pembekuan. Daging bekicot setengah jadi yang diperoleh dicuci dan ditiriskan, lalu dimasukkan ke dalam kaleng dan diberi bumbu berupa saus tomat dan garam, serta diisi dengan larutan garam 1 – 2 persen. Pada waktu pengisian harus diperhatikan agar masih ruangan kosong dibagian atas kaleng (“head space”), sehingga pada waktu proses “exhausting” (penghilangan udara atau oksigen dari dalam kaleng) masih ada tempat pengembangan isi kaleng. Isi yang terlalu penuh akan menyebabkan kaleng menjadi cembung, yang walaupun tidak menyebabkan kerusakan tetapi akan menurunkan mutu dan penerimaannya karena diangggap busuk.
Selanjutnya dilakukan “exhausting” dengan cara mengukus kaleng terbuka sehingga udara atau oksigen yang terdapat di dalamnya terusir keluar. Kemudian dilakukan penutupan kaleng dengan sistem “double seamer” sehingga kedap udara, uap air dan mikroba. Setelah ditutup, dilakukan sterilisasi dalam otoklaf (retort) pada suhu 121oC selama 20 – 40 menit.
Setelah proses sterilisasi selesai, harus segera dilakukan pendinginan yang cukup untuk mencegah tumbuhnya kembali bakteri termofilik (tahan panas). Pendinginan dapat dilakukan dalam retort sebelum dibuka atau di luar retort dengan cara menyemprotkan air dingin.
Dendeng Bekicot
Daging bekicot setengah jadi yang akan dibuat dendeng harus bersifat empuk. Untuk itu, daging bekicot direndam selama 6 jam dalam parutan buah nenas matang dengan perbandingan 1 : 1. Buah nenas mengandung enzim bromelin yang merupakan salah satu enzim proteolitik (pemecah protein). Enzim ini mampu mengempukkan daging karena dapat memutuskan protein jaringan pengikat dan protein serat otot. Setelah perendaman selesai, daging bekicot dicuci dan dibelah untuk memperoleh permukaan yang agak lebar.
Bumbu-bumbu yang digunakan sama pada pembuatan dendeng sapi yaitu gula merah (30 persen dari berat daging) dan ramuan bumbu (garam dapur 2.5 persen, lengkuas 2.5 persen, asam jawa 3 persen, lada 1 persen, ketumbar 1.5 persen, bawang putih 1.5 persen dan bawang merah 5 persen).
Bumbu yang telah dihaluskan, dibalur pada daging bekicot dan dibiarkan selama 10 jam supaya meresap. Dengan disusun pada tampah atau wadah lebar lainnya, dendeng basah dikeringkan dengan oven suhu 60oC atau dijemur di bawah terik matahari selama 4 – 5 hari. Setelah kering dendeng bekicot dikemas dalam plastik polietilen atau polipropilen.
Tepung Bekicot
Untuk membuat tepung bekicot, mula-mula dibuat larutan garam dapur 5 persen. Masukkan bekicot ke dalam larutan tersebut sampai terendam seluruhnya, diaduk berkali-kali untuk mempercepat pengeluaran lendir. Setelah dicuci, bekicot direbus selama 10 – 20 menit (setelah mendidih), lalu dipisahkan dari cangkangnya. Daging kaki yang diperoleh kemudian dicuci bersih.
Daging bekicot kemudian diiris setipis 0.5 – 1.0 cm untuk memudahkan pengeringan, dicuci lagi untuk menghilangkan sisa lendir dan dikukus 10 – 15 menit. Selanjutnya dikeringkan dalam oven suhu 60oC atau dijemur sampai kering dan digiling atau ditumbuh atau diayak. Tepung yang dihasilkan dimasukkan ke dalam kantong plastik polietilen dan ditutup rapat.
http://www.ebookpangan.com/ARTIKEL/PRODUK%20OLAHAN%20BEKICOT.pdf
Produk Teknologi Baru Kurang Diminati Masyarakat
Produk Teknologi Baru Kurang Diminati Masyarakat
By admin
Wednesday, July 22, 2009 13:01:00 Clicks: 1073
Produk Teknologi Baru Kurang Diminati Masyarakat
Rabu, 22 Juli 2009 13:01 WIB
Penulis : Mario Aristo
BALI--MI: Masyarakat Indonesia banyak yang bertahan pada produk-produk lama walau telah ada yang berteknologi baru dengan harga yang sama.
Masyarakat masih cenderung memilih produk-produk lama. Padahal dengan harga yang sama, masyarakat bisa membeli produk yang berteknologi baru, ujar Presiden Direktur PT Galva Technologies, Oki Widajaja, dalam acara BenQ Indonesia Dealers Gathering di Bali pada 19-21 Juli 2009.
Oki meyakini hal itu disebabkan masih kurangnya pendidikan yang dilakukan kepada masyarakat. Tugas pemain-pemain ICT, termasuk BenQ, untuk melakukan pendidikan yang lebih sering ke masyarakat agar lebih up to date terhadap hadirnya teknologi-teknologi yang baru, papar Oki sebagai pimpinan perusahaan pemegang merek BenQ di Indonesia tersebut.
Salah satu contohnya, menurut Oki, adalah masih fanatiknya sebagian besar penduduk Indonesia terhadap layar monitor LCD berukuran 15 inci. Padahal, dengan harga 15 inci di waktu sebelumnya, kini sudah dapat membeli monitor LCD selebar 20 inci. Tapi, mereka tetap memilih yang 15 inci. Sebenarnya secara finansial mereka mampu untuk membeli produk berteknologi yang lebih baru, tambah Oki.
Namun meskipun demikian, bukan berarti pasar ICT di Indonesia kurang bergairah. Prospek pasar ICT di Indonesia ke depan sangatlah menjanjikan. Hal itu salah satunya terlihat dari penjualan BenQ di semester pertama 2009 yang tinggi, ujar direktur utama BenQ Singapura, Lee Kim Huat, yang turut hadir dalam acara tersebut. (*/OL-04)
Sumber: Media Indonesia Online
http://www.mediaindonesia.com/read/2009/07/07/86435
/48/7/Produk_Teknologi_Baru_Kurang_Diminati_Masyarakat
http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=13&artid=1768
By admin
Wednesday, July 22, 2009 13:01:00 Clicks: 1073
Produk Teknologi Baru Kurang Diminati Masyarakat
Rabu, 22 Juli 2009 13:01 WIB
Penulis : Mario Aristo
BALI--MI: Masyarakat Indonesia banyak yang bertahan pada produk-produk lama walau telah ada yang berteknologi baru dengan harga yang sama.
Masyarakat masih cenderung memilih produk-produk lama. Padahal dengan harga yang sama, masyarakat bisa membeli produk yang berteknologi baru, ujar Presiden Direktur PT Galva Technologies, Oki Widajaja, dalam acara BenQ Indonesia Dealers Gathering di Bali pada 19-21 Juli 2009.
Oki meyakini hal itu disebabkan masih kurangnya pendidikan yang dilakukan kepada masyarakat. Tugas pemain-pemain ICT, termasuk BenQ, untuk melakukan pendidikan yang lebih sering ke masyarakat agar lebih up to date terhadap hadirnya teknologi-teknologi yang baru, papar Oki sebagai pimpinan perusahaan pemegang merek BenQ di Indonesia tersebut.
Salah satu contohnya, menurut Oki, adalah masih fanatiknya sebagian besar penduduk Indonesia terhadap layar monitor LCD berukuran 15 inci. Padahal, dengan harga 15 inci di waktu sebelumnya, kini sudah dapat membeli monitor LCD selebar 20 inci. Tapi, mereka tetap memilih yang 15 inci. Sebenarnya secara finansial mereka mampu untuk membeli produk berteknologi yang lebih baru, tambah Oki.
Namun meskipun demikian, bukan berarti pasar ICT di Indonesia kurang bergairah. Prospek pasar ICT di Indonesia ke depan sangatlah menjanjikan. Hal itu salah satunya terlihat dari penjualan BenQ di semester pertama 2009 yang tinggi, ujar direktur utama BenQ Singapura, Lee Kim Huat, yang turut hadir dalam acara tersebut. (*/OL-04)
Sumber: Media Indonesia Online
http://www.mediaindonesia.com/read/2009/07/07/86435
/48/7/Produk_Teknologi_Baru_Kurang_Diminati_Masyarakat
http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=13&artid=1768
Produk terbaru Bajaj Pulsar 200 cc
Melanjutkan kesuksesan produk Pulsar 180 DTS-i, PT Bajaj Auto Indonesia meluncurkan produk terbarunya, yaitu Pulsar 200 cc DTS-i. Produk terbaru keluaran produsen otomotif asal India ini telah dilengkapi dengan teknologi, tampilan, dan gaya terbaru yang lebih sporty.
“Pulsar DTS-i 200 cc memiliki beberapa keunggulan. Untuk mesin misalnya, Pulsar DTS-i 200 cc menghasilkan tenaga maksimum 18 (Ps) dan dengan torsi maksimum 17,17 (Nm) sehingga mampu mencapai kecepatan maksimal 136 km/jam. Pulsar DTS-i 200 cc juga dilengkapi pendingin oli (oil cooler) yang berfungsi mengontrol temperatur oli mesin pada saat mesin dipacu dengan kecepatan dan rpm (putaran per menit) tinggi untuk waktu yang lama, sehingga kontrol terhadap tingkat kekentalan oli mesin lebih stabil,” jelas Dony Tri Anggono, Kepala Cabang PT. Bajaj Santoso Abadi – Dr. Cipto.
Selain itu, lanjut Dony, panel digital Pulsar DTS-i 200 cc merupakan panel versi terbaru dari panel digital pada Pulsar sebelumnya. Di dalamnya ada odometer digital, speedo meter digital, pengukur bahan bakar digital, serta dua trip meter digital. Panel pada Pulsar DTS-i 200 cc, juga memiliki indikator-indikator kondisi saringan udara, temperatur mesin, tingkat voltage (tegangan) aki dan tinggi permukaan oli.
“Pulsar DTS-i 200 cc ini juga dilengkapi dengan ban tanpa ban dalam (tubeless) untuk ban depan dan belakangnya. Ban tubeless tersebut lebih efisien dari ban biasa, karena tidak membutuhkan waktu yang lama untuk memperbaikinya jika terkena paku. Selain itu juga memberikan stabilitas serta keamanan yang jauh lebih prima. Ban belakang Pulsar DTS-i 200 cc adalah yang paling lebar di kelasnya, sehingga menghasilkan cengkeraman yang lebih kuat dan memberikan kesetabilan saat berkendara,” tambah Dony saat ditemui di kantornya di Jl Dr Cipto 113 A Semarang.
Keunggulan lainnya, Pulsar DTS-i 200 cc ini adalah dari segi tampilan. Pulsar DTS-i 200 cc ini dilengkapi dengan jok yang terpisah antara pengendara dan penumpang, sehingga membuat nampak lebih gaya dan nyaman. Handle jok yang digunakan juga handle yang terpisah sehingga tampak lebih sporty, begitu pula dengan knalpotnya. Sehingga secara keseluruhan Pulsar DTS-i 200 cc tampil lebih sporty.
Bajaj Pulsar 200 cc DTS-i dipasarkan di Semarang mulai tanggal 15 Januari 2008. Ada empat warna pilihan yang ditawarkan, yakni ebony black, wine red, long beach blue, dan titanium silver. “Begitu diluncur respon masyarakat sangat bagus, Pulsar 200 cc DTS-i ini tampaknya memang sudah banyak dinantikan,” tandas Dony.(simpang5)
http://www.benih.net/lifestyle/otomotif/produk-terbaru-bajaj-pulsar-200-cc.html
“Pulsar DTS-i 200 cc memiliki beberapa keunggulan. Untuk mesin misalnya, Pulsar DTS-i 200 cc menghasilkan tenaga maksimum 18 (Ps) dan dengan torsi maksimum 17,17 (Nm) sehingga mampu mencapai kecepatan maksimal 136 km/jam. Pulsar DTS-i 200 cc juga dilengkapi pendingin oli (oil cooler) yang berfungsi mengontrol temperatur oli mesin pada saat mesin dipacu dengan kecepatan dan rpm (putaran per menit) tinggi untuk waktu yang lama, sehingga kontrol terhadap tingkat kekentalan oli mesin lebih stabil,” jelas Dony Tri Anggono, Kepala Cabang PT. Bajaj Santoso Abadi – Dr. Cipto.
Selain itu, lanjut Dony, panel digital Pulsar DTS-i 200 cc merupakan panel versi terbaru dari panel digital pada Pulsar sebelumnya. Di dalamnya ada odometer digital, speedo meter digital, pengukur bahan bakar digital, serta dua trip meter digital. Panel pada Pulsar DTS-i 200 cc, juga memiliki indikator-indikator kondisi saringan udara, temperatur mesin, tingkat voltage (tegangan) aki dan tinggi permukaan oli.
“Pulsar DTS-i 200 cc ini juga dilengkapi dengan ban tanpa ban dalam (tubeless) untuk ban depan dan belakangnya. Ban tubeless tersebut lebih efisien dari ban biasa, karena tidak membutuhkan waktu yang lama untuk memperbaikinya jika terkena paku. Selain itu juga memberikan stabilitas serta keamanan yang jauh lebih prima. Ban belakang Pulsar DTS-i 200 cc adalah yang paling lebar di kelasnya, sehingga menghasilkan cengkeraman yang lebih kuat dan memberikan kesetabilan saat berkendara,” tambah Dony saat ditemui di kantornya di Jl Dr Cipto 113 A Semarang.
Keunggulan lainnya, Pulsar DTS-i 200 cc ini adalah dari segi tampilan. Pulsar DTS-i 200 cc ini dilengkapi dengan jok yang terpisah antara pengendara dan penumpang, sehingga membuat nampak lebih gaya dan nyaman. Handle jok yang digunakan juga handle yang terpisah sehingga tampak lebih sporty, begitu pula dengan knalpotnya. Sehingga secara keseluruhan Pulsar DTS-i 200 cc tampil lebih sporty.
Bajaj Pulsar 200 cc DTS-i dipasarkan di Semarang mulai tanggal 15 Januari 2008. Ada empat warna pilihan yang ditawarkan, yakni ebony black, wine red, long beach blue, dan titanium silver. “Begitu diluncur respon masyarakat sangat bagus, Pulsar 200 cc DTS-i ini tampaknya memang sudah banyak dinantikan,” tandas Dony.(simpang5)
http://www.benih.net/lifestyle/otomotif/produk-terbaru-bajaj-pulsar-200-cc.html
Sabtu, 09 Oktober 2010
Toshiba Satellite T235 Review
There seems to be a flood of budget-priced 13-inch laptops on the market today as consumers try to find the perfect balance of portability, performance and price. The Toshiba Satellite T230 and T235 series notebooks offer a range of options that just might help this laptop find a place on your holiday shopping list. We took a closer look at the AMD-based Satellite T235D to find out whether this laptop offers a truly impressive value.
Toshiba Satellite T230/T235 (T235D-S1345) Specifications:
1.5GHz AMD Turion II Neo K625 Dual-Core Mobile Processor
4GB PC3-8500 DDR3 (2 x 2GB)
Windows 7 Home Premium 64-bit
13.3" WXGA HD TruBrite LED Backlit display (1366x768)
320GB 5400RPM SATA Hard Drive
ATI Radeon HD 4225 Graphics
802.11b/g/n, 10/100 LAN
http://www.notebookreview.com/default.asp?newsID=5887&p=2
6-in-1 card reader
6-Cell Li-ion 61WH battery, 45W Power Supply
Dimensions: (W x L x H) 12.7" x 8.8" x 0.8"/1.1"
Weight: 3lbs 13oz (with 6-cell battery)
Price as configured: $599.99
Build and Design
The Toshiba Satellite T230 and T235 series notebooks are an update to last year's T130 and T135 notebooks. These thin and light 13-inch notebooks are designed to offer consumers a stylish alternative to netbooks with better performance and a larger screen for a modest increase in price. Toshiba keeps the profile only a fraction of an inch thicker than the USB ports on the side of the notebook, though this is done in large part by cutting out things like an ExpressCard slot and optical drive. For the average user this notebook has all the advantages of a standard computer--a high resolution display, a full-size keyboard and a dual-core processor--but none of the bulk. The combination of black and silver plastics give the T235D a very modern appearance, but we weren't particularly impressed by the durability of the mirror-like chrome finish around the keyboard. In our standard drop test (droping the notebook from 12 inches onto carpet) we noticed a small piece of the chrome paint flaked off the notebook. It's safe to say that if the finish can't survive a 12-inch drop onto carpet it won't hold up well to serious abuse.
The screen lid on our review unit features the "Fusion Chrome Finish in Gemini Black" but Toshiba also offers this notebook with a red lid. Despite the fragility of the finish and the thin chassis design, the overall build quality of the T235-series notebooks is very nice. Unlike some of the thin-and-light notebooks we've reviewed from other companies, flex and plastic squeaks are kept to a minimum on the T235D. The screen cover feels durable and doesn't suffer from much flex under pressure, although plastics used on the screen lid are prone to scratches. In short, while the overall structure of the T235D is sound, the glossy exterior of the notebook might not hold up to typical use and abuse inside a school backpack or an office briefcase. Even if the glossy finish on the body withstands most scratches you'll need to constantly clean off fingerprints and smudges if you want to keep your laptop looking new.
If you're interested in upgrading the internal components on your T235D you'll be happy to learn that the system memory and hard drive are easy to locate beneath a single cover plate on the bottom of the notebook. Toshiba even makes upgrades easier by using a single screw to secure the access panel. Remove that one Phillips head screw and you'll have access to the hard drive and RAM. We were a little upset that access to the wireless cards isn't as simple. However, given the low purchase price and the target audience, it's unlikely that T235 owners will bother trying to swap wireless cards. No warranty void if removed stickers were found anywhere, so it should be safe to swap out basic components without risking your warranty coverage. On that note, Toshiba provides a standard one-year parts and labor warranty as well as a one-year warranty on the battery.
Toshiba Satellite T230/T235 (T235D-S1345) Specifications:
1.5GHz AMD Turion II Neo K625 Dual-Core Mobile Processor
4GB PC3-8500 DDR3 (2 x 2GB)
Windows 7 Home Premium 64-bit
13.3" WXGA HD TruBrite LED Backlit display (1366x768)
320GB 5400RPM SATA Hard Drive
ATI Radeon HD 4225 Graphics
802.11b/g/n, 10/100 LAN
http://www.notebookreview.com/default.asp?newsID=5887&p=2
6-in-1 card reader
6-Cell Li-ion 61WH battery, 45W Power Supply
Dimensions: (W x L x H) 12.7" x 8.8" x 0.8"/1.1"
Weight: 3lbs 13oz (with 6-cell battery)
Price as configured: $599.99
Build and Design
The Toshiba Satellite T230 and T235 series notebooks are an update to last year's T130 and T135 notebooks. These thin and light 13-inch notebooks are designed to offer consumers a stylish alternative to netbooks with better performance and a larger screen for a modest increase in price. Toshiba keeps the profile only a fraction of an inch thicker than the USB ports on the side of the notebook, though this is done in large part by cutting out things like an ExpressCard slot and optical drive. For the average user this notebook has all the advantages of a standard computer--a high resolution display, a full-size keyboard and a dual-core processor--but none of the bulk. The combination of black and silver plastics give the T235D a very modern appearance, but we weren't particularly impressed by the durability of the mirror-like chrome finish around the keyboard. In our standard drop test (droping the notebook from 12 inches onto carpet) we noticed a small piece of the chrome paint flaked off the notebook. It's safe to say that if the finish can't survive a 12-inch drop onto carpet it won't hold up well to serious abuse.
The screen lid on our review unit features the "Fusion Chrome Finish in Gemini Black" but Toshiba also offers this notebook with a red lid. Despite the fragility of the finish and the thin chassis design, the overall build quality of the T235-series notebooks is very nice. Unlike some of the thin-and-light notebooks we've reviewed from other companies, flex and plastic squeaks are kept to a minimum on the T235D. The screen cover feels durable and doesn't suffer from much flex under pressure, although plastics used on the screen lid are prone to scratches. In short, while the overall structure of the T235D is sound, the glossy exterior of the notebook might not hold up to typical use and abuse inside a school backpack or an office briefcase. Even if the glossy finish on the body withstands most scratches you'll need to constantly clean off fingerprints and smudges if you want to keep your laptop looking new.
If you're interested in upgrading the internal components on your T235D you'll be happy to learn that the system memory and hard drive are easy to locate beneath a single cover plate on the bottom of the notebook. Toshiba even makes upgrades easier by using a single screw to secure the access panel. Remove that one Phillips head screw and you'll have access to the hard drive and RAM. We were a little upset that access to the wireless cards isn't as simple. However, given the low purchase price and the target audience, it's unlikely that T235 owners will bother trying to swap wireless cards. No warranty void if removed stickers were found anywhere, so it should be safe to swap out basic components without risking your warranty coverage. On that note, Toshiba provides a standard one-year parts and labor warranty as well as a one-year warranty on the battery.
Langganan:
Komentar (Atom)
